Terjadi Perbedaan Mencairnya Lapisan Es di Antartika dan Greenland

Berita96 Dilihat

Jumat, 20 Oktober 2023 – 15:01 WIB

VIVA Tekno – Menurut para peneliti di University of California, Irvine dan Utrecht University di Belanda menyebut bahwa permukaan es di Greenland telah mencair dengan kecepatan yang meningkat dalam beberapa dekade terakhir, sementara tren di Antartika bergerak ke arah yang berlawanan.

Baca Juga :

Mengurangi Konsumsi Alkohol Baik untuk Kesehatan Otak

Dilansir dari UCI News, Jumat, 20 Oktober 2023,  di dalam jurnal American Geophysical Union Geophysical Research Letters, para ilmuwan mempelajari peran angin Foehn dan angin katabatic, hembusan lereng yang membawa udara hangat dan kering yang bersentuhan dengan bagian atas gletser.

Baca Juga :

Seks Menjaga Otak Tetap Sehat di Usia Tua

Sungai Gelap di Greenland.

Mereka mengatakan bahwa pencairan lapisan es Greenland yang terkait dengan angin ini telah meningkat lebih dari 10 persen dalam 20 tahun terakhir; dampak angin terhadap lapisan es Antartika telah menurun 32 persen.

Baca Juga :

Wanita Sering Alami Migrain, Hati-Hati Berisiko Kena Penyakit Mematikan Ini

“Kami menggunakan simulasi model iklim regional untuk mempelajari lapisan es di Greenland dan Antartika, dan hasilnya menunjukkan bahwa angin dari lereng bertanggung jawab atas pencairan permukaan lapisan es yang cukup signifikan di kedua wilayah tersebut,” kata salah satu penulis, Charlie Zender, profesor ilmu sistem bumi di UCI.

“Pencairan permukaan menyebabkan limpasan dan hidrofraktur lapisan es yang meningkatkan aliran air tawar ke lautan – menyebabkan kenaikan permukaan laut.”

Meskipun dampak angin cukup besar, katanya, perilaku pemanasan global yang berbeda di belahan bumi Utara dan Selatan menyebabkan hasil yang kontras di wilayah tersebut.

Pertumbuhan 10 persen pencairan yang didorong oleh angin yang dikombinasikan dengan suhu udara permukaan yang lebih hangat telah menghasilkan peningkatan 34 persen dalam total pencairan es permukaan.

Dia mengaitkan hasil ini sebagian dengan pengaruh pemanasan global terhadap Osilasi Atlantik Utara, sebuah indeks perbedaan tekanan permukaan laut. Pergeseran NAO ke fase positif telah menyebabkan tekanan di bawah normal di seluruh lintang tinggi, mengantarkan udara hangat di atas Greenland dan daerah Arktik lainnya.

Para penulis menemukan bahwa, berbeda dengan Greenland, total pencairan permukaan Antartika telah menurun sekitar 15 persen sejak tahun 2000.

Greenland.

Greenland.

Photo :

  • http://penghuni60sains.blogspot.com/

Kabar buruknya, penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh 32 persen lebih sedikitnya pencairan yang disebabkan oleh angin di Semenanjung Antartika, di mana dua lapisan es yang rentan telah runtuh.

Zender mengatakan bahwa beruntung lubang ozon stratosfer Antartika yang ditemukan pada tahun 1980-an terus pulih, yang untuk sementara waktu membantu melindungi permukaan dari pencairan lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya

Meskipun dampak angin cukup besar, katanya, perilaku pemanasan global yang berbeda di belahan bumi Utara dan Selatan menyebabkan hasil yang kontras di wilayah tersebut.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *