Prabowo Sebut Indonesia Kekurangan Sekitar 140 Ribu Dokter

Berita44 Dilihat

Jakarta – Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto mengatakan bahwa pihaknya akan mengatasi kekurangan dokter di Indonesia jika terpilih menjadi presiden periode 2024-2029.

Baca Juga :

Cek Fakta: Anies Sebut Rumah Guru dan Dosen di Jakarta Bebas PBB

Hal ini diungkapkan oleh Prabowo saat menyampaikan visi dan misi dalam debat capres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu, 4 Februaru 2024. Menurut Prabowo, Indonesia saat ini masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter.

“Kami akan segera mempercepat mengatasi kekurangan dokter di Indonesia, kita kekurangan sekitar 140 ribu dokter,” kata Prabowo.

Baca Juga :

Anies Bicara Strategi Bangun Teknologi Informasi Nasional: Negara Harus Beri Ekosistem yang Sehat

Dikutip dari situs DPR, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, berdasarkan standar WHO, jumlah ideal dokter adalah 1:1.000 penduduk. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia sekitar 270 juta jiwa, maka kebutuhan dokter di Indonesia mencapai 270.000. 

Baca Juga :

Cek Fakta: Ganjar Pranowo Sebut Indonesia Punya Industri Gadget di Semarang

Menurut Associate Professor, Data Science Program Monash University Indonesia, Derry Wijaya memang benar bahwa Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter, dan termasuk juga spesialis medis. Namun jumlahnya bukan 140 ribu.

“Indonesia pada 2023 mempunyai 214.878 dokter. Menurut WHO, diperlukan 1 dokter per 1.000 orang. Maka dari itu, Indonesia membutuhkan 273.800 dokter. Berarti masih kurang 88,681 dokter dari jumlah dokter yang tersedia (general practice dan spesialis),” kata Derry Wijaya, dikutip dari Antara.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *