Mendagri Perpanjang Masa Jabat Heru Budi Sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta

Berita103 Dilihat

Senin, 16 Oktober 2023 – 15:11 WIB

Jakarta – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian perpanjang masa jabatan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Bahkan, Heru Budi langsung menerima Surat Keterangan (SK) di Kementerian Dalam Negeri pada Senin, 16 Oktober 2023.

Baca Juga :

Jabat Kapolda Kaltim, Ini Profil Irjen Pol Nanang Avianto

“Ya, saya terima SK-nnya,” kata Heru Budi.

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono

Photo :

  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Baca Juga :

Profil Irjen Raden Umar Faroq Kapolda NTB yang Baru, Gantikan Djoko Poerwanto

Namun, Heru mengaku belum membaca Surat Keputusan perpanjangan masa jabatan sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Menurut dia, kemungkinan akan diperpanjang selama 1 tahun.

“Biasanya kan setahun, setahun,” ujarnya.

Baca Juga :

Heru Budi Tunggu Keputusan Mendagri soal Lanjut jadi Pj Gubernur DKI

Disamping itu, Heru juga telah mendapatkan pesan dari mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tito Karnavian selama menjabat Plt Gubernur DKI Jakarta. “Pesannya kerja yang baik,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Heru Budi Hartono resmi dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, untuk menggantikan Anies Baswedan yang masa tugasnya sebagai gubernur telah usai pada Senin 17 Oktober 2022. Tepat Selasa 17 Oktober 2023 besok, Heru sudah menduduki jabatan Pj. Gubernur DKI selama 1 tahun.

Penunjukkan Heru sebagai Pj Gubernur DKI ini salah satunya karena Heru dinilai memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan nama calon lainnya. Nama Heru diputuskan langsung oleh Presiden Jokowi setelah mendengar pertimbangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan anggota TPA serta menteri terkait.

Heru Budi Hartono merupakan orang kelahiran Medan, 13 Desember 1965. Dia menikah dengan Mirdiyanti, wanita yang pernah menjadi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jakarta Utara pada tahun 2014.

Kiprah Heru Budi Hartono di Pemprov DKI cukup bagus. Jabatan terakhir di DKI yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta 2015-2017.

Ia memulai karir sebagai Staf Khusus Walikota Jakarta Utara pada tahun 1993 silam. Selang dua tahun, tepatnya pada 1995, Heru menjadi Staf Bagian Penyusunan Program Kota Jakarta Utara.

Halaman Selanjutnya

Penunjukkan Heru sebagai Pj Gubernur DKI ini salah satunya karena Heru dinilai memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan nama calon lainnya. Nama Heru diputuskan langsung oleh Presiden Jokowi setelah mendengar pertimbangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan anggota TPA serta menteri terkait.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *