Ledakan di Rumah Sakit Gaza, Joe Biden Batalkan Perjalanan ke Timur Tengah

Berita99 Dilihat

Rabu, 18 Oktober 2023 – 19:30 WIB

Washington – Perjalanan diplomatik Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden ke Timur Tengah terpaksa terhenti, setelah perjalanannya ke Yordania dibatalkan menyusul serangan terhadap rumah sakit di Gaza yang menewaskan ratusan orang.

Baca Juga :

Israel Tunjuk 2 Pemimpin Hamas sebagai Dalang Serangan Tel Aviv

Presiden AS berusia 80 tahun itu sekarang hanya akan menemui sekutunya Israel untuk menunjukkan dukungan setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Perjalanan ini selalu dianggap sebagai perjalanan yang paling berisiko dalam masa kepresidenan Biden, ketika ia mencoba mencari titik temu antara mendukung Israel dengan upaya mencegah bencana kemanusiaan di Gaza, dan mencegah konflik regional.

Baca Juga :

WHO Kecam Serangan Israel di RS Al-Ahli di Gaza yang Tewaskan 500 Jiwa

VIVA Militer: Presiden Amerika Serikat, Joe Biden

Sebelumnya, berita mengenai ledakan di rumah sakit tersebut memicu spekulasi heboh mengenai apakah Biden benar-benar akan melakukan perjalanan diplomatiknya. 

Baca Juga :

RI Ternyata Sudah Lama Impor Barang dari Israel, Kemendag: Mungkin Lewat Pihak Ketiga

Dan ketika Biden menaiki tangga Air Force One, Yordania mengumumkan bahwa rencana pertemuan puncak empat pihak dengan Biden, Presiden Palestina Mahmud Abbas, Raja Yordania Abdullah II, dan presiden Mesir dibatalkan. 

“Pertemuan tersebut akan diadakan ketika keputusan untuk menghentikan perang dan mengakhiri pembantaian telah diambil,” kata Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, dikutip Channel News Asia, Rabu, 18 Oktober 2023. 

Tak lama setelah itu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Biden akan menunda perjalanannya ke Yordania dan mengatakan bahwa ia mengambil keputusan tersebut setelah berkonsultasi dengan Raja Abdullah II dari Yordania dan mengingat hari berkabung yang diumumkan oleh Presiden Abbas. 

Baca Juga  5 Jenis Bedah Plastik yang Paling Banyak Diminati, Rhinoplasty Hingga Liposuction

“Biden juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada para korban ledakan rumah sakit,” katanya. 

VIVA Militer: Serangan udara militer Israel di Jalur Gaza, Palestina

VIVA Militer: Serangan udara militer Israel di Jalur Gaza, Palestina

Pada saat itu, serangan terhadap rumah sakit Al-Ahli yang menurut para pejabat Hamas menewaskan sedikitnya 500 orang, telah menjadi kemarahan di seluruh wilayah. 

Pengunjuk rasa yang marah juga mencoba menyerbu kedutaan Israel di Amman, tempat Biden dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin lainnya.

Sementara itu, Hizbullah Lebanon yang didukung Iran menyerukan hari kemarahan atas serangan tersebut bertepatan dengan kedatangan Biden, sehingga memicu kekhawatiran akan eskalasi yang dilakukan oleh Teheran dan sekutunya.

Halaman Selanjutnya

Tak lama setelah itu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Biden akan menunda perjalanannya ke Yordania dan mengatakan bahwa ia mengambil keputusan tersebut setelah berkonsultasi dengan Raja Abdullah II dari Yordania dan mengingat hari berkabung yang diumumkan oleh Presiden Abbas. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *