Istri Terdakwa Suap Perkara MA Beli 3 Tas Mewah, Ternyata Buat Windy Idol

Berita71 Dilihat

Selasa, 19 Desember 2023 – 22:00 WIB

Jakarta – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya pembelian tiga tas mewah yang dilakukan oleh istri terdakwa kasus suap di lingkungan Mahkamah Agung (MA), yaitu Dadan Tri Yudianto, di Singapura. Tas mewah itu ternyata dimiliki oleh Windy Yunita Bastari Usman atau Windy Idol. 

Baca Juga :

KPK Amankan 18 Orang dan Sita Sejumlah Uang Terkait OTT di Maluku Utara

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Riris Riska Diana selaku istri Dadan Tri hadir sebagai saksi dalam kasus suap suaminya dan  Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif Hasbi Hasan. 

Selain Riris, jaksa KPK juga menghadirkan Windy Idol dan Rinaldo Septariando sebagai saksi. 

Baca Juga :

KPK OTT Gubernur Maluku Utara karena Terlibat Jual Beli Jabatan dan Proyek Pengadaan

Mulanya, Jaksa bertanya soal aktivitas Riris dan Dadan di Singapura pada bulan Juni 2022. Jaksa kemudian mencecar pertanyaan seputar pembelian tiga tas mewah oleh Riris di Singapura.

Windy Yunita Ghemary eks Indonesian Idol

Baca Juga :

Praperadilan Firli Bahuri Ditolak, Ini Respons Polda Metro Jaya

“Apa benar saat saudara jalan-jalan saudara diminta terdakwa Dadan Tri Yudianto untuk membeli tiga buah tas?” tanya jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 19 Desember 2023. 

“Betul,” jawab Riris. 

Riris kemudian menjelaskan tiga tas yang dibelinya terdiri dari dua tas merk Hermes dan satu tas merk Dior. Jaksa KPK kemudian bertanya soal pengetahuan Riris tentang alasan Dadan Tri memintanya membeli ketiga tas itu.

“Total 3 tas tadi kalau dirupiahkan berapa?” tanya jaksa. 

“Kurang lebih 200-an (juta),” jawab Riris. 

“Rp 250 juta ya. Tujuannya apa suami saudara beli tas?” tanya jaksa. 

Baca Juga  Sandiaga Uno Ungkap Jokowi Batuk Sudah 4 Minggu, Diduga karena Polusi Udara Jakarta

“Suami saya membelikan untuk saya untuk saya pilih tas tersebut untuk bawa pulang,” kata Riris. 

“Apa dikasih tahu tujuannya ini tas untuk saudara sebagai istri atau untuk orang lain?” cecar jaksa. 

“Waktu itu kejadiannya suami saya meminta saya membeli tas. Saya nggak tahu tujuannya apa,” jawab Riris. 

Ternyata Riris baru mengetahui tiga tas yang dibelinya itu ternyata dipakai oleh Windy Idol. Hal itu diketahui saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK. 

Mantan Komisaris Wika Beton Dadan Tri Yudianto usai menjalani sidang

Mantan Komisaris Wika Beton Dadan Tri Yudianto usai menjalani sidang

“Maksudnya apa orang KPK yang kasih tahu atau suami saudara kasih tahu?” tanya jaksa. 

“Izin waktu itu pas kejadian di KPK itu saya dipanggil sebagai saksi pada saat itu bulan Januari saya baca berita suami saya dicekal kebetulan bareng dengan saudara Windy. Saya pikir suami saya ada kenal dengan saudara Windy. Waktu itu saya lihat IG saudara Windy dan saya ada melihat tas yang dibeli waktu itu karena kebetulan tas itu tidak ada di rumah, bilangnya buat temannya. Waktu itu ada mirip dengan Windy pakai,” jelas Riris. 

Riris pun bertanya keberadaan tas di tangan Windy Idol kepada Dadan Tri. Suaminya itu mengaku tas tersebut diberikan untuk seseorang.

Jaksa lalu membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) dari Riris. Dalam BAP itu diketahui ketiga tas mewah diberikan Dadan kepada Hasbi Hasan. Hasbi kemudian memberikan tiga tas mewah itu kepada Windy Idol. 

“Saudara menyampaikan pada saat itu saudara pernah mendesak ke suami saudara kalau saudara pernah lihat tas itu dipakai oleh saksi Windy melalui Instagram?” tanya jaksa. 

“Iya, karena saat itu saya pikir suami saya dicekal dengan Ibu Windy,” jawab Riris.

Baca Juga  Hwang Min Hyun Pemeran Kim Do Ha di My Lovely Liar, Pernah Jadi Idol 2 Grup K-Pop

Halaman Selanjutnya

Riris kemudian menjelaskan tiga tas yang dibelinya terdiri dari dua tas merk Hermes dan satu tas merk Dior. Jaksa KPK kemudian bertanya soal pengetahuan Riris tentang alasan Dadan Tri memintanya membeli ketiga tas itu.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *