Dilaporkan PDIP ke Bawaslu, Ridwan Kamil Bantah Langgar Kampanye

Berita57 Dilihat

Jumat, 19 Januari 2024 – 15:45 WIB

Jakarta  Ketua TKD Jabar Prabowo-Gibran, Ridwan Kamil, membantah tuduhan pelanggaran kampanye yang dilaporkan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP Jabar ke Bawaslu Jabar. 

Baca Juga :

Elite PDIP Minta Gibran Mundur dari Wali Kota, Demokrat: Mencari Sensasi Aja

BBHAR PDIP sebelumnya menilai Ridwan Kamil berkampanye dalam Jambore Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Tasikmalaya, Jabar.

Emil, begitu ia karib disapa, menekankan bahwa dirinya menghadiri kegiatan Jambore BPD dalam kapasitas sebagai undangan.

Baca Juga :

Nusron Wahid Sebut Alasan PDIP Solo Desak Gibran Mundur karena "Mau Pencak Silat"

Ridwan Kamil mengenakan pakaian Satpam.

“Saya hadir di acara Jambore Badan Permusyawaratan Desa Tasikmalaya dalam kapasitas sebagai UNDANGAN untuk memaparkan visi misi desa dari paslon 02, sebagai ketua TKD. Ya saya paparkan lah,” kata Emil dalam akun Instagram, @ridwankamil, Jumat, 19 Januari 2024. 

Baca Juga :

Soal Dorongan Pilpres Satu Putaran, Sekum Muhammadiyah: Memangnya Judi Rolet?

Emil juga berdalih diundang oleh Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI).

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Emil lebih jauh mengatakan bahwa BPD adalah parlemen desa, golongan dari tokoh-tokoh politik desa, dan bukan aparat atau aparatur sipil negara (ASN). Kang Emil juga membantah tudingan terkait money politic.

“Tidak ada bagi-bagi money politik. Haram hukumnya. Yang ada adalah pembagian hadiah bagi lomba joget gemoy, yang dibagikan hadiahnya dari atas panggung. Demikian hak jawabnya. Terima kasih,” kata mantan Gubernur Jabar tersebut.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *